logotype

Contacts

Jl. Gunung Lawu No.30 Pemecutan Klod, Denpasar, Bali 80118

info@baliorphans.org

For Visitor/Pegunjung

+62 361 484 525 (Visiting Appoitment)

+62 811 3800 6868 (Donation)

+62 811 390 2223 (Guardian Angel)

For Adoption/Adopter
For Rumah Aman

+62 811 398 338 (Call & Whatsapp)

SHAMAILA MELBA ISMENA

Date of Birth

23 May 2025

Place of Birth

Denpasar

Height (on born)

48 cm

Weight (on born)

2705 gr

Adopted

No

 

Kakak Maggha memberikan aku nama  

“ Shamaila Melba Ismena “

Shamaila artinya anak perempuan yang cantik, melba artinya lembut dan Is ena artinya an old soul atau bijaksana.

Adalah mama yang menghubungi bunda sejak kehamilan 6 bulan, melalui media sosial mama mengetahui yayasan mettamamamaggha. 

Mama sedang kebingungan dengan kehadiran aku dalam kandungan mama, karena papa menolak bertanggung jawab.  Awalnya indah karena papa terlihat baik dan bertanggungjawab serta berjanji akan menikahi mama bila terjadi sesuatu. Dan mama dengan bodohnya mempercayai semua perkataan papa, dan saat papa tahu aku hadir dalam kandungan mama, langsung menghilang tanpa jejak. Tinggalah mama sendirian. Mama bertemu papa saat merantau, dan pulang ke rumah orangtua bukanlah jawaban yang tepat untuk mama.

“ bunda aku takut “

“ bunda , bali itu luas sekali, aku belum pernah ke bali “

“ bunda kau tidak punya biaya untuk melahirkan dan tidak tahu caranya untuk pergi ke rumah aman di bali “

“ bunda dirumah aman apakah keluar biaya, karena aku tidak mempunyai biaya ? “

“ bunda tolong terima bayi dalam kandunganku dirumah aman , karena ini satu-satunya jalan keluar terbaik “ semua pertanyaan itu terlontar dari mama.

 

Banyak ketakutan dan kekhawatiran mama, apa yang akan terjadi dengan masa depanku bila bersama mama? 

Stigma masyarakat tentang anak yang terlahir tanpa papa, atau aku akan disebut anak haram orang keluarga.

 

Mama menuruti hati nuraninya, mempercayai bahwa menyerahkan  aku ke yayasan adalah pilihan terbaik , aku akan aman , akan disayang oleh banyak orang baik, dan kebutuhan utama aku akan terpenuhi bila di yayasan. Mama ingin aku tidak terlantar.

 

Akhirnya mama diterima di Rumah Aman dengan berbagai persyaratan dan menjalankan prosedur, setelah melahirkan , mama pulang kembali ke pulau jawa tempat kelahiran mama.

 

Wa mama kepada bunda sesaat setelah aku lahir

“ Selamat siang Bunda, nia ( nama samaran ) sudah melahirkan ya, sekarang masa pemulihan. Terima kasih bunda, untuk kesehatan, Rezeki yang tidak pernah berhenti dan selalu ada dalam lindungan Tuhan. Terima kasih atas nsehatnya, akan nia ingat selalu.”

Dan sejak hari itu, aku mulai tinggal di rumah MettaMamaMaggha bersama kakak- kakak , inilah kisahku sampai dirumah aman.